WordPress adalah sebuah perangkat lunak blog yang ditulis dalam PHP dan mendukung sistem basis data MySQL. WordPress adalah penerus resmi dari b2\cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi. Nama WordPress diusulkan oleh Christine Selleck, teman dari ketua developer, Matthew Charles Mullenweg.
Mari kita coba mengenal sosok pendiri sekaligus pengembang dari Wordress.. ![]()
Merah Putih tak akan berkibar 64 tahun yang lalu tanpa peran petugas pengibarnya. Jika sudah demikian, tak akan pula bangsa ini menikmati kemerdekaannya.Tidak banyak yang mengenal sosok pengibar Sang Saka Merah Putih saat dibacakannya teks Proklamasi pada 17 Agustus 1945. Padahal, fotonya mudah ditemui di berbagai buku sejarah. Pria bercelana pendek itu tak lain Ilyas Karim.
Ilyas kini aktif sebagai Ketua Yayasan Pejuang Siliwangi Indonesia, sebuah perkumpulan veteran, merupakan satu-satunya saksi sejarah detik-detik proklamasi yang masih hidup.
Kehidupan Ilyas yang pernah andil dalam berbagai misi penumpasan pemberontakan kurang mendapat perhatian pemerintah. Ia memang tidak mencari pengakuan penuh, tapi itu sudah seharusnya didapat pria yang juga pernah ikut dalam misi perdamaian Garuda II di Kongo, pada 1961 silam. “Dia (pemerintah) tahu, kami berjuang,” ujar Ilyas kecewa.
Man-in-the-middle (MITM) attack adalah salah satu serangan pada tahap gaining access. Dengan cara ini seseorang bisa membaca, menyisipkan, dan memalsukan data antara dua komputer yang saling terhubung di dalam switched network. Man-in-the-middle attack dapat dilakukan jika komputer attacker berada di dalam satu network dengan dua komputer yang lainnya sesuai dengan namanya, Man-in-tthe-middle, Atttacker harus menempatkan diri di tengah-tengah komunikasi antara komputer User A dan komputer User B sehingga attacker bisa meng-capture (sniff)
semua data dari komputer User A dan komputer User
Serangan Terhadap Kriptografi
Serangan terhadap kriptografi berarti usaha untuk menemukan kunci atau plaintext dari ciphertext.
Suatu serangan dapat digolongkan menjadi dua jenis serangan berdasarkan keterlibatan penyerang (kriptanalis) pada komunikasi, yakni serangan pasif dan serangan aktif.
Serangan pasif berarti seorang penyerang tidak berinteraksi dengan kelompok yang sedang berkomunikasi dan hanya memanfaatkan data yang diperoleh (seperti ciphertext). Ciri-ciri dari serangan pasif adalah penyerang tidak terlibat dalam komunikasi antara pengirim dan penerima, serta penyerang hanya melakukkan penyadapan (eavesdropping) untuk memperoleh data sebanyak-banyaknya . Penyadapan dapat berbentuk wiretapping, electromagnetic eavesdropping, dan accoustic eavesdropping.
Pada dasarnya honeypots adalah suatu alat untuk mendapatkan informasi tentang penyerang. Selanjutnya administrator jaringan dapat mempelajari aktifitas-aktifitas yang dapat merugikan dan melihat kecenderungan dari aktifitas tersebut. Honeypots adalah sebuah sistem yang dirancang untuk diperiksa dan diserang.Ada dua kategori honeypots :
Production honeypot, digunakan untuk mengurangi resiko serangan pada sistem keamanan jaringan informasi dalam sebuah organisasi.
Reasearch honeypots, digunakan untuk medapatkan informasi sebanyak mungkin tentang penyerang sehingga seorang administrator dapat mempelajari informasi tersebut.

Botnet adalah suatu jargon memasukkan robot-robot perangkat lunak, atau bots, yang dijalankan secara otonomi dan secara otomatis. Mereka bekeja sebagai Zombie yang disusupkan pada jaringan komputer menggunakan perangkat lunak yang bisa dijalankan dimonitor dan diperintahkan bereaksi oleh pembuatnya (Master refer).
Botnet merupakan kegiatan menyusupkan program-program tertentu kepada server-server komputer dimana program-program tersebut biasanya disusupkan sebagai worms, Trojan horse, atau backdoors, di bawah perintah Master Refer dan dikendalikan dengan sebuah remote. Sehingga program tersebut dapat bekerja kapan saja sesuai keinginan si Master tadi yang tujuannya untuk mengganggu ataupun merusak suatu jaringan atau system operasi komputer (kejahatan) yang berpotensi melumpuhkan jaringan internet secara luas. Yang lebih mengerikan lagi sekarang ini botnet dapat digerakan dan dikendalikan oleh si Master dari tempat manapun dan kapanpun ia mau, jadi seperti zombie yang dipasang pada server-server yang ditanam melalui malware.
Cross Site Scripting adalah suatu inject pada aplikasi web dengan memanfaatkan metode HTTP GET/HTTP POST. Cross Site Scripting dapat digunakan olh pikhak-pihak yang berniat tidakbaik dalam upaya mengacau website dengan memasukkan naskah program (biasanya java script) sebagai bagian dari teks masukan melalui form yang tersedia.
Apabila tidak diwaspadai, script ini dapat begitu saja dimasukkan sebagai bagian dari teks yang dikirim ke web setiap pengunjung misalnya tesk masukan buku atau forum diskusi memang disediakan sistem untuk dibaca semua pengunjung website. Script yang menyisip di teks yang tampil ini dapat memberi efek dramatis pada tampilan website mulai dari menyisipkan gambar tidak senonoh sampai meredirect tampilan ke website lain.
Cross site scripting merupakan kelemahan keamanan yang terjadi pada penggunaan teknologi dynamic page. Cross site scripting dapat diartikan sebagai kelemahan yang terjadi akibat ketidakmampuan server dalam memvalidasi input yang diberikan oleh pengguna. Algoritma, yang digunakan untuk pembuatan halaman yang diinginkan, tidak mampu melakukan penyaringan terhadap masukkan tersebut. Hal ini memungkinkan halaman yang dihasilkan menyertakan perintah yang sebenarnya tidak diperbolehkan.
Denial of Service adalah serangan (attack) yang diluncurkan untuk meniadakan servis (serangan terhadap availability). Atau dengan kata lain DoS dapat dikatakan aktifitas menghambat kerja sebuah layanan (servis) atau mematikannya, sehingga user yang berhak/berkepentingan tidak dapat menggunakan layanan tersebut.
Serangan Dos berdampak terhadap aktifitas yang menjurus kepada tehambatnya aktifitas korban yang dapat berakibat sangat fatal.
Beberapa aktifitas DoS, adalah :
1. Aktifitas ‘flooding’ terhadap suatu server
2. Memutuskan koneksi antara 2 mesin.
3. Mencegah korban untuk dapat menggunakan layanan.
4. Merusak sistem agar korban tidak dapat menggunakan layanan.
Malware adalah perangkat lunak yang dirancang untuk menyusup atau rusak suatu sistem komputer tanpa terlebih dahulu memberitahukan atau minta ijin pemilik nya. Malware terdiri dari 2 suku kata yaitu mailicious dan softwere. Mailicious adalah intensi untuk melukai seseorang dan software adalah perangkat lunak. Mailicious software adalah software yang ditujukan untuk merusak suatu system.atau lebih familiar dengan sebutan “virus computer.”
Suatu saat kita pernah mendengar tentang sepak terjang virus, virus computer jangan dianalogikan seperti layaknya kuman atau bakteri yang hidup, namun virus adalah suatu kode tertentu yang dibuat dengan suatu metode bahasa pemrograman. kode program ini biasa disebut Kode Jahat/Perusak (Malicious Codes).
Kode jahat/perusak (malicious codes atau disingkat malcodes) didefinisikan sebagai semua macam program, makro atau script yang dapat diesekusi dan dibuat dengan tujuan untuk merusak sistem komputer. Oleh karena itu bug yang dibuat secara tidak sengaja oleh programer, tidak termasuk dalam kategori ini. Tetapi untuk bug yang benar-benar mengganggu, banyak orang mengkategorikannya sebagai malcode. Malcodes ini memang dibuat untuk menjangkiti atau menulari suatu computer dengan mempelajari suatu metode di system computer, tujuannya untuk menggangu system tersebut.